Sejarah dan Perkembangan Batik di Indonesia

Masukan Kode Kupon -RAHASIA- saat checkout, dapatkan diskon 20% TANPA SYARAT
Motif Ratu Sirikit Motif Traditional Kebaya atau Sarung
2017-06-21
Batik Nulaba on Selamat Pagi Trans 7
2017-07-24
Show all

Sejarah dan Perkembangan Batik di Indonesia

Sejarah dan Perkembangan Batik di Indonesia sangat maju pada Masa pemerintahan Sultan Agung yang hampir meliputi seluruh Pulau Jawa – bahkan sampai ke Palembang dan Jambi di Sumatera serta Banjarmasin di Kalimantan Selatan – merupakan zaman keemasan bagi kerajaan Mataram. Kraton, termasuk kraton Mataram, pada zaman pemerintahan raja-raja merupakan pusat segala kegiatan negara, seperti pemerintahan, agama, seni, dan budaya yang melibatkan raja serta para petinggi kerajaan. Demikian pun wastra batik dengan segala seluk beluk pembuatannya juga memperoleh perhatian istana.

Seni dan budaya kraton Mataram tarsebar luas pada zaman Sultan Agung, antara lain pada saat terjadi peperangan antara VOC, ketika Pangeran Puger mengungsi ke daerah Banyumas dan bermukim di sana – dan oleh karenanya budaya Mataram pun tersebar di kawasan Banyumas. Sultan Agung juga setempat menaklukan Madura. Hal ini mendorong perkembangan budaya di dalam kraton Sumenep serta kawasan pesisir Madura.

Munculnya pengaruh kraton pada batik kraton Cirebon terjadi ketika Sultan Agung memperistri putri kraton Cirebon. Daerah Jawa Barat lainnya pada saat itu juga menjadi wilayah kerajaan Mataram, sehingga dapat dimengerti bila daerah Garut – misalnya – juga menampilkan batik pengaruh kraton.

Dapat dikatakan bahwa batik pengeruh kraton muncul sejalan dengan pergolakan-pergolakan yang terjadi ketika Pulau Jawa menjadi ajang pertikaian antar sesama raja Jawa serta antara raja Jawa dengan bangsa Belanda. Pergolakan-pergolakan tersebut misalnya berlangsung di Banyumas saat perang Diponegoro serta Jawa Barat dan di Madura ketika Sultan Agung memperkuat kekuasaan dengan berperang melawan Belanda atau ketika para adipati tidak mau mengakui kekuasaan Mataram. Budaya kraton Mataram, termasuk batik, terbawa masuk dan berkembang ke suara wilayah bersama dengan peristiwa politik.

Batik yang muncul di daerah-daerah itu merupakan paduan antara ragam hias batik kraton dan ragam hias daerah dengan warna-warna sesuai selera masyarakatnya. Batik-batik tersebut merupakan batik pengaruh kraton yang masing-masing mempunyai ciri khas sesuai selera masyarakat tempat batik tersebut berkembang terutama Kota Pekalongan.


Mau Beli Batik Berkualitas?

Klik Gambar di Atas ini.

Atau

WA/LINE 0812 8110 6669 Batik Nulaba.

Tinggalkan Balasan

X
Klik disni
Butuh Bantuan?
Halo, butuh bantuan?
Tanyakan apapun kepada kami.